RSS Feed

Jumat, 29 Januari 2010

my mind

Rasanya aku seperti terpenjara, rasa sakit yang kurasakan membuatku tak bisa bangkit rasanya. Aku hanya ingin kubur dalam2 rasa ini rasa yang membuatku lelah tak bisa begini terus. Ingin rasanya aku keluar dari penjara yang mememjarakan hati dan perasaanku, tapi apa yang bisa kulakukan, tak banyak. Ku berusaha lari dan bersembunyi tapi tak bisa, mencoba melawan tapi tak mampu, apa yang terjadi padaku. Ternyata waktu tak sehebat yang kubayangkan, waktu belum bisa sembuhkan lukaku, lalu apa lagi yang harus aku lakukan , tak ingin terus terperangkap dalam lubang kesedihan, tapi apa yang bisa kulakukan, berusaha berontak tapi tak berhasil. Ku telah coba cari cara lain tapi ternyata aku belum bisa, terlalu jelas di pikiranku bayang2 dan kenanganya, aku tyak berani menatap matanya karna aku takut ia tahu kalau aku berbohong, bohong pada diriku sendiri dan berbohong padanya. Apa yang harus aku lakukan?? Apa aku sekuat itu dan bisa melewati semua ini oh tuhan rasanya sekarang saja aku sudah merasa tak sanggup bahkan membayangkan apa yang akan terjadipun aku tak mampu, bayang2 itu seakan terus mengikutiku bahkan ketika ku terlelap, apa harus begini yang kurasakan tak bisakah ku perbaiki semua, tahun yang penuh warna yang sangat mengubah diriku, aku pun sesungguhnya merasa asing dengan diri ini, tapa apa, apa yang harus aku lakukan, atau aku harus memutar waktu dan mengubah semua, apa bisa begitu, aku begitu takut tuk melangkah, bahkan tuk menatap pun aku tak mampu. Ternyata aku jatuh begitu dalam dan baru aku sadari kini, seperti hidup dalam kekosongan, tak punya aral dan tujuan lagi, bahkan semangat dan keceriaan yang dulu terlihat jelas diwajahku pun kini telah sirna, seperti hidup dalam kehampaan. Tak adakah yang bisa kulakukan untuk keluar dari sini, ini semua benar2 menyiksaku, marah dan kecewa pada diriku sendiri itu yang aku rasakan tati tetap tak merubah apapun, rasanya ingin sekali ku berteriak sekeras mungkin, orang2 yang sayang dan ku sayangi tak henti memberiku semangat dan dukunganya memberiku harapan tuk berubah meski tak banyak tapi dari situasi ke situasi bukan malah membuatku lebih baik, mungkin sekarang aku terlihat lebih kuat dan tegar tapi tak seperti kelihatanya aku masih sama aku begitu rapuh bahkan tak cukup kuat untuk untuk memandang kedepan, benarkah ini jalan yang terbaik, atau ini hanya wujud egoisku dan dia. Aku sudah terlalu sakit sulit rasanya tuk bangkit lagi, maaf bila aku belum bisa buka hatiku, maaf tapi aku tak mau beri harapan kosong, aku tak mau melampiaskan rasa sakitku, karna aku pernah dijadikan pelampiasan suatu ketidakpastian yang sebenarnya bukan inginku, mungkin aku hanya hadir disaat yang tidak tepat meski itu di luar kehendakku, tapi aku tak mau membuatnya merasakan sakit yang seperti kurasakan, jadi maaf mungkin sekarang lebih baik ku sendiri bukan ku tak mau tapi hanya saja aku belum bisa, tak mau dia tetap menunggu suatu yang tak pasti karena akupun tak tau sampai kapan ini kan ku jalani.










aku bermimpi, mimpi yang seharusnya tak kualami, tapi toh semua itu diluar kehendak dan kuasaku, mimpi yang juga pernah dia alami sewaktu kami masih bersama mimpi yang yang belum pernah terjadi di dunia nyata, tapi kenapa aku harus bermimpi itu dengannya sekarang saat aku ingin lupakan semua dan mulai lembar baru dalam hidupku.
Mimpi itu membuatku banyak berpikir tapi tak membuatku jadi lebih baik, hanya membuatku berangan2 tapi takkan mungkin terwujud. Bersamanya kenapa harus dia datang lagi bahkan dalam mimpiku, terbangun ku dengan khayalan yang tak mungkin dam membuatku berpikir sesuatu yang tak pasti, menyesali yang telah terjadi atau mungkin karna tak terjadi dulu, aku benar2 bingung dan tak tahu apakah arti mimpi itu sebenarnya, manjadi tak nyaman rasanya bahkan pada diriku sendiri. Rasa marah, kesal kini hanya bisa tersimpan rapat di dadaku. Tak tahu sampai kapan kan begini dan akhiri semua.

hhmmm...

Ternyata mungkin ini jawaban yang selama ini aku cari. Jawaban yang sebenarnya telah ku duga, tapi tetap terasa begitu menyakitkan setalah ku buktikan. Mereka benar2 bermain dibelakangku bukan hanya rasa cemburubutaku saja, bukan Cuma perasaanku tapi itu semua kenyataan, sebuah kenyatan yang membuatku jatuh lagi padalah aku sudah mulai bangkit sebelumnya, apa ini yang mereka mau, mungkin mereka akan lebih bahagia dengan ini, mungkin mereka dapatkan yang terbaik yang mereka mau tapi kenapa nampaknya mereka senang dan tertawa di atas tangis dan sedihku seakan tak pernah pedulikanku rasanya ku ingin keluar dari semua ini lelah kurasakan, rasanya sudah terlalu banyak ku teteskan airmata ini tapi toh tak ada yang pedulikanku, tak seditpun kurasa ia berfikir tentangku, tapi kenapa aku tak bisa menghapus bayangnya, bayang yang terus mengikutiku membuatku sulit bernafas embuat ku terpuruk dalam kesedihan.


Apa salahku
Aku hanya ingin bahagia
Hanya ingin disayang
Aku hanya ingin dimengerti
Hanya ingin dicintai
Mereka bilang perbedaan bukan suatu alasan
Tapi ia meninggalkanku karna perbedaan
Entah itu kenyataan atau hanya sebuah alasan
Cuma mereka yang tahu
Tiba2 saja ia pergi
Meninggalkanku dalam kesendirian
Tarperangkapku dalam kesedihan
Apa aku bisa lewati semua


Aku memilihnya
Tapi setelah ia memilihku
Ia tawarkan sejuta rasa
Membuatku terbuai
Berikanku kasih sayang
Membuatku menyayanginya
Memberiku banyak harapan
Mencerahkan dan memberi warna dihidupku
Tapi apa salahku
Tiba2 ia pergi membawa semua
Ia pun membawa ceria dan senyumku
Kini hanya tinggal aku dan kenangan

nothing

Aku masih disini diam ditempat saat aku masih bersamanya, ku piker aku sedah beranjak pergi dan berjalan meninggalkan semua tetapi ternyata tidak, aku hanya pergi dalam lamunku, diriku tetap terdiam tak bergeming disini, seolah ada jerat yang memaksaku untuk terdiam dan tak bisa bangkit hanya bisa terdiam dalam sepiku, jiwa ku kosong tak ada keceriaan, senyum, gelak tawa, semuanya telah sirnya direnggur dari diriku secara paksa tapi tak ada yang bisa kulakukan atau mungkin aku yang tak mau melakukan apapun. Bayangan kenangan masa lalu yang terus mengikutiku, membeatu hanya bisa meneteskan air mata walau sebenarnya aku tak ingin, aku ingin berubah perbaiki kembali duniaku, tapi kini toh nyatanya aku belum mampu aku tak bisa atau belum bisa mungkin, aku butuh teman2 dan aku punya itu, aku butuh waktu tapi tak tau sampau kapan dan apakah waktu bisa kembalikan semua ataukah aku butuh seseorang, hmm rasanya aku belum bisa, tak mau memanfaatkan orang yang akhirnya hanya membuatku merasa bersalah, kini aku tahu rasanya menjadi pelampiasan perasaan dari ketidak jelasan hubungan dan aku tak mau menjadi seperti itu aku sudah cukup merasakan sakit tak mau membuat orang merasakan sakit seperti yang aku alami, tapi sekarang apa, apa yang benar2 aku butuhkan semua seakan semu untukku ini bagaikan mimpi buruk yang tak pernah ku bayangkan sebelumnya tapi ini benar2 aku alami bukan Cuma mimpi bukuk, aku sadar banyak hal yang tak bisa aku tebak dalam hidup tangis, tawa mungkin hanya luapan emosi

really, he say

really He say..


Ternyata Dia bukanlah kepingan waktu yang mebagi kemabukan hidup dari keterjagaan.. Dia mungkin cahaya pertama yang menyinari lubuk paling dalam dari dasar hatiku.. Dia adalah nada indah pertama yang dipetik dari dawai perak jiwa.. Dia sangat sekejap, akan tetapi dia mampu membangunkanku dari mimpi panjang, menyadarkanku untuk bergegas bangkit dari keterpurukan..mungkinkah di benih2 yang disugguhkan dewi cinta?? Yang ditabur oleh mata sang malam diladang hati??dan yang disirami oleh kasih sayang dan akhirnya diperik jiwa?? Hanya “DIA” yang tahu.tapi kuni akupun tahu bahwa bukan dia, dia hanya bagian kecil dari hidupku, sebuah iklan dalam filmku dan kini dia telah usai dan aku akan melanjutkan filmku


Malam disetiap hadirmu, aku selalu mencari letak bintang itu ada. Bukan untuk apa, hanya karena aku butuh cahayanya untuk menghapus gelapku..tapi sekarang bukan lagi km, karna dialah kepingan yang untuk menghapus gelapku


Malam.. didalam keheninganmu kutemukan sepiku, tapi dibalik kegelapanmu kau suguhkan aku pijar bintang… dulu senandungmu adalah lagu tentang kepedihan tapi sekarang nyanyianmu adalah nada tentang kebahagiaan.. Malam..kau tunjukkan kepadaku apa artimu sesungguhnya, kau bukakan mata ini bukan sekedar untuk melihat warna kelam.. kau sadarkan aku dank au tuntun jiwa ini masuk kedalam istanahmu yang kau sebut dengan kerajaan cinta.. Terimakasih malam.. ternyata keberadaanmu bukan hanya sebagai teman lelahku, tapi juga sebagai pengantarku pergi mengarungi mimpi indah yang sebelumnya telah kau persiapkan dank au rajut untukku..tapi kini mungkin bukan lagi kamu

Masih teringat jelas hari kita bertemu tadi, ketika cahaya dari jiwamu mengelilingi kitadan malaikat cinta melayang menyanyikan nada atas tugas jiwa..kemudiaan saat waktu beranjak menuju senja hati serasa berat, meninggalkanmu sendiri disana, dengan sangat terpaksa ku kejar bis kota itu, ku usap keringat yang tercucur karena panas, lelah memang tubuh ini tapi takkan mungkin bisa menyusutkan bahagiaku..terimakasih cinta..semoga hari ini, esok dan hari2 berikutnya akan selalu ada cinta dari dirimu yang berharga..love u..

Cinta kau telah pulihkan kehidupan dalam diriku, mengembalikan cahaya mataku yang buta oleh air mata dan mengangkatku dari lubang keputusasaan menuju kerajaan surga harapan..terimakasih cinta semoga ini abadi selamanya..LOVE U..

Seiring sang bulan melempar sentuhan, lembut sinarnya pada malam, kulihat bintang itu berkilau bagai potongan perak diatas permadani biru.. duduklah di dekatku cinta dan dengarkan hatiku tentang rindu.. Tersenyumlah karena senyummu membasuh semua penatku dan disitulah letak kekuatanku melawan waktu.. I miss U so much..

Cinta meskipun dunia menganggapmu hanya sebagai pijar lilin di gelap malam, namun bagiku kamu adalah bintang dihatiku..Meskipun dunia memandangmu sebagai senyum kecil, tapi bagiku kamulah kebahagiaanku..dan biarpun dunia tak pernah menganggapmu sekalipun, aku akan tetap memilihmu sebagai jalan hidupku.. I LOVE U

Cinta ..Tahu kan kamu betapa rapuhnya aku tanpamu disetiap sudut malam?? Tahukah kamu betapa gelapnya jiwaku tanpa bias cahayamu?? Cinta..Rindu ini semakin menggantung menyudutkan ku dalam kegilaan akan kasih sayangmu dan membunuhku dalam sepi yang tak terjamah. I miss u so much..

Ketika aku melihat dirimu wahai keindahan , aku memahami tujuan kehadiranku didunia ini..saat aku tahu bahwa engkau adalah puteri dan melihat kekuranganku, aku belajar bahwa Tuhan memiliki rahasia yang tak terungkap oleh manusia..kala menatap matamu, aku tahu bahwa jejak ini mengarah pada surga yang pintunya ada dihatimu..love u forever..

Cinta..kaulah hatiku, ditengah – tengah aliran kehidupanku, dalam bait lagu bahagia di setiap tawaku.. Cinta.. jika kau tak lagi berdaya, apakah aku masih cukup kuat?! Tidak akan bisa cinta..tanpamu aku hanyalah kosong tanpa makna.. I LOVE U, without ending..

Tuhan memberiku kedua sayap, agar aku bisa terbang… Tuhan menciptakan aku bintang agar malam – malamku selalu terang.. Tuhan melengkapiku akal agar aku selalu berpikir.. Tuhan menganugrahiku cinta agar aku bisa belajar membahagiakanmu..dan Tuhan mengirimkan kamu dalam hidupku agar aku bisa menjadi manusia yang lebih baik.. I’llkeep try to better than.. love U..

Apa jadinya aku jika kamu ga ada??tanpa kamu aku bukan apa2dan aku ingin selalu kau peluk dan aku ingin selalu kau sentuh hanya kamu yang bisa menenangkanku, Cuma kamu yang mampu menyelamatkan aku I LOVE U..



By. Him

butiran waktu

Dia adalah butiran waktu
Membuatku terjaga dari tidur
Berikanku harapan dari hidupku yang kosong
Membantuku untuk bangkit
Tapi dia bukan yang ku mau
Dia ada tapi tersa tak nyata
Bukan dia yang aku cari
Atau mungin aku yang seorang pengecut
Tak lagi seberani dulu bahkan tuk melangkah
Tapi ini bukan inginku
Rasanya ingin ku koyak waktu dan akhiri ini
Tau kan sang waktu yang menjawab semua??


Hidup bagaikan panggung sandiwara untukku
Hidup tak seperti sebuah jadwal yang disusun
Hidup punya caranya sendiri dan aku ialah lakon
Tersadar begitu tak berdayanya aku di dunia
Begitu kecil dan tak berarti apa – apa
Tapi aku bukanlah sampah disini
Aku masih punya arti, tak banyak memang
Tapi aku tak ingin pernah jadi seorang pecundang


Ku coba kuhati dan pikiran
Ku coba jalani hidup yang ada dihadapku
Disampingku ada orang2 yang kusayang dan menyayangiku
Tak hanya itu ada juga mereka
Memberiku perhatian yang lebih
Ku pikir awalnya aku bisa
Coba memulainya lagi dengan salah satunya
Tapi ternyata tidak, aku belum bisa
Masih sulit rasanya tuk jalani
Bayang2 yang terus mengikutiku hingga ku terlelap
Ingin sekali rasanya akhiri ini
Tapi aku sadar bukan ini jalanya
Takboleh lagi ku jalani satu yang salah


Aku tau rasanya kecewa
Aku tau rasanya berharap
Akupun pernah merasakan sakit
tapi aku tak boleh egois
hanya tuk lalui semua sakit ku
ku hanya ingin punya rasa yang tulus
tak mau memberi harapan kosong
aku benar2 belum bisa
aku tak mau berjalan setengah hati
mungkin bukan dia
atau mungkin belum saatnya
biarlah waktu yang akan menjawab semua

haruskah menyalahkan keadaan??

Linda seorang gadis yang ceria dan supel yang masih duduk dibangku kuliah semester 6 di salah satu universitas swasta dipinggiran kota Jakarta, selain kuliah dia juga bekerja paruh waktu di kampusnya. Sehari – hari dia menghabiskan waktu dengan kuliah, kerja dan hangout bersama teman – temannya. Akhir – akhir ini di mempunyai hobi baru yaitu chat pake handphone dengan suatu aplikasi. Semakin lama dia semakin mempunyai banyak teman dari chatnya merekapun kian akrab. Hingga suatu hari teman – teman chatnya mengadakan acara pertemuan semacam kopdar (kopi darat) yang berlangsung di daerah depok, dan Linda pun ikut serta datang pada acara tersebut disana untuk pertama kalinya mereka saling berjumpa, pada saat itu ada kurang lebih lima belas orang yang hadir, di sana dia berkenalan dan berbincang- bincang hingga pada malam hari mereka bernyanyi2 sambil membakar ayam dan jagung. Disanalah Linda bertemu Putra dan Ronald, saat itu putra bersama dengan pacarnya wulan. Suasana saat itu sungguh hangat seperti mereka sudah lama berkenalan mereka pun larut dalam suasana yang begitu mengasyikan hingga siang hari dan mereka berpisah pulang kerumah masing – masing.
Setelah mereka semua bertemu mereka pun jadi lebih akrab lagi bukan hanya di chat tapi juga jadi lebih sering telepon – teleponan, dan diantara semua teman – teman chat Linda lebih sering bekomunikasi dengan putra, putra adalah seorang co yang punya tampang lumayan tapi playboy itu yang Linda dengar dari teman – teman yang telah lebih dahulu mengenal putra. Putra semakin sering menelepon dan smsan dengan Linda entah itu hanya iseng atau curhat mengenai hubungannya dengan wulan, atau kadang malah sempat2nya merayu Linda hingga beberapa hari kemudian putra menelepon Linda yang memberi tahukan bahwa dia dan wulan putus tanpa sebab yang tidak jelas. Di lain sisi Linda dan wulan kian dekat di chat seperti saudara angkat. Hingga suatu hari putra meminta Linda untuk jadi pacarnya saat itu Linda bingung dan tak langsung memberikan jawaban atas pernyataan putra, Linda meminta putra memberikan ia waktu untuk berpikir. Disatu sisi Linda memang sudah merasa dekat dengan putra tapi disisi lain ia takut menyakiti hati wulan mantanya putra sekaligus teman dekatnya. Tapi putra terus memberikan perhatian yang lebih kepada Linda hingga akhirnya hati Linda luluh dan menerima putra sebagai kekasihnya, akantetapi Linda memberikan syarat bahwa tidak ada yang boleh mengetahui hubungan mereka dengan alasan untuk menjaga perasaan wulan, hingga beberapa hari yang mengtahui hubungan mereka hanya mereka berdua dan gusti teman akrab putra, serta aji orang yang secara tidak sengaja mengetahuinya saat chat dengan Linda dan putra. Namun lama – kelaman akhirnya semua orang tahu tentang hubungan mereka termasuk wulan, Linda merasa tidak enak dan meminta maaf kepada wulan.
Suatu ketika Linda sedang berkencan dengan putra untuk pertama kalinya sejak mereka resmi berpacaran karena jarak antara rumah putra dan Linda cukup jauh. Tapi Linda merasa aneh dengan sikap putra yang agak kurang ajar, dan kian hari Linda mulai menyadari bahwa hubungan mereka salah dan putra bukanlah orang yang baik sebaik kata – katanya. Hingga suatu saat ada seorang cewek mencari putra di chat dan mengaku pacarnya, kemudian Linda menanyakan hal tersebut kepada putra tetapi jawaban yang diberikan putra berbeda – beda, hal tersebut membuat Linda geram dan naik pitam sehingga mengambil keputusan untuk memutuskan hubungannya dengan putra. Linda sadar bahwa ia salah, putra tak sebaik yang ia kira, Linda juga menyadari bahwa apa yang dikatakan orang2 tentang putra adalah benar dan ia membuktikannya sendiri.
Meskipun tidak terlalu lama Linda berhubungan dengan putra tapi ia tetap merasakan sakitnya di kecewakan, saat itulah Linda dan Ronald mulai sering chat bareng dan kadang sering berteleponan hampir setiap malam untuk sekedar bercerita atau share mengenai hidup masing – masing, awalnya Linda merasa lebih nyaman dengan Ronald berbeda dibandingkan ketika dulu bersama putra menganggap Ronald seperti kakak karena usia Ronald memang lebih tua dibandingkan Linda, selain itu Ronald sering memberikan motivasi dam semangat kepada linda. Akantetapi Linda sadar dan tak menaruh harapan lebih terhadap hubungannya dengan Ronald karena menurut gossip yang beredar Ronald dekat dengan seorang cewek yang chat juga bernama reni. Waktu terus berjalan Linda dan Ronald pun semakin dekat hingga akhernya Ronald meminta Linda untuk jadi pacarnya, awalnya Linda merasa terkejut dan tak percaya, tapi tak bisa dipungkiri Linda merasa amat senang karena sejujurnya Linda melihat Ronald berbeda dari yang lain sejak pertama kali bertemu saat kopdar di depok, tapi awalnya Linda tak mau berharap banyak. Linda meminta Ronald untuk mengungkapkan perasaanya secara langsung tidak hanya lewat chat ataupun telepon dan Ronald menyetujuinya, dua hari kemudian Ronald dan Linda pun bertemu, Linda merasa tersanjung dengan pernyataan yang di ungkapkan oleh Ronald dan menerima Ronald menjadi pacarnya. Hampir semua teman – teman chat mengetahui hubungan mereka dan turut merasa bahagia. Hari, minggu, bulan pun berganti mereka sudah merasa benar – benar saling menyayangi satu sama lain, mereka sering menghabiskan waktu untuk jalan – jalan, nonton atau sekedar makan dan nongkrong. Selain itu mereka pun sering berjalan2, nonton kepantai bersama teman2 chat lainnya termasuk wulan, sekarang hubungan Linda dan wulan sudah membaik merekapun jadi lebih akrab dari sebelumnya.
Pada saat libur panjang Ronald harus pulang kerumah orang tuanya di daerah Jawa Tengah awalnya Linda merasa sangat sedih tapi Linda berusah untuk mengerti. Setelah beberapa hari Ronald pergi perasaan Linda menjadi tidak enak tapi ia tak tahu apa sebabnya, Linda juga merasa Ronald agak berbeda dari biasanya. Setelah hampir dua minggu akhirnya Ronald pun kembali akan tetapi sikap Ronald pada Linda sedikit berbeda dari biasanya Ronald jadi lebih sering marah – marah kepada Linda kadang hanya karena hal yang sepele, tapi Linda tetap berusaha sabar dan mengerti Ronald. Hingga pada suatu saat ronald tiba – tiba berkata pada Linda akan pergi mengunjungi saudaranya, tapi entah kenapa persaan Linda tidak enak ia pun menghubungin Ronald, Linda memaksa Ronald untuk berbicara yang sebenarnya mengenai kepergiannya. Akhirnya ronald mengakui bahwa ia sedang berbohong kepada Linda dan sebenarnya ronald pergi ke luar kota untuk menemui reni, betapa sakit dan kecewanya hati Linda saat mengetahui hal tersebut, orang yang paling ia sayang ternyata pergi menemui wanita lain yang dulu sepengetahuan Linda adalah gebetannya. Hati Linda benar – benar hancur saat itu disaat ia benar – benar merasa sayang ia malah dikecewakan,Linda pun tak kuasa menahan tangis, Linda terus menangis hari itu, dan ia merasa lebih sedih lagi ketika ia merasa Ronald tidak menyadari kesalahannya dan tidak memperdulikan perasaan Linda. Keesokan harinya keadaan hubungan mereka malah lebih buruk lagi entah kenapa Ronald malah tidak memperdulikan Linda sama sekali bahkan ronald tidak mau menjawab telepon dan chat Linda, Linda sangat merasa sedih dan hancur sekali hatinya karena sangat sedihnya Linda bahkan sudah dua hari mengurung diri dikamar dan tidak mau keluar bahkan untuk makan sekalipun Linda hanya terus menangis bahkan hingga ayah Linda merasa khawatir dan mengetuk pintu kamar Linda untuk mengajaknya kedokter saja akan tetapi Linda menolak dan terus mengurung diri di dalam kamar. Keesokan harinya Linda memutuskan untuk bertemu dengan Ronald meskipun saat itu kondisi Linda sedang kurang baik mungkin hal itu disebabkan karena Linda tidak makan hampir tiga hari dan tidak enak badan. Siang harinya akhirnya Linda sampai ditempat Ronald, akan tetapi Linda hanya dapat diam ketika sampai hingga tiba2 Linda terjatuh dan pingsan karena tak kuasa menahan sedih dan sakit juga karena kondisi Linda yang memang sedang kurang baik dan terlalu lelah karena telah menempuh perjalanan yang cukup jauh, melihat hal tersebut Ronald merasa terkejut dan panik, ia berusaha untuk menyadarkan Linda tapi Linda tak kunjung sadar, setelah beberapa saat akhirnya Linda pun sadar dan kemudian menangis Ronald mengusap air mata Linda dan melihat kesedihan yang begitu mendalam di mata Linda. Ronald berusaha memaksa Linda untuk makan melihat kondisi Linda yang lemah saat itu Ronald pun berinisiatif untuk memanggil dokter akan tetapi Linda menolaknya Ronald pun memberikan saran agar Linda pulang saja dan dia akan mengantar Linda sampai rumahnya tapi Linda tetap menolak , Linda bersikeras meminta waktu sebentar untuk beristirahat dan ingin berbicara kepada Ronald. Setelah beberapa lama kondisi Linda pun mulai membaik, Linda berusaha berbicara kepada Ronald tentang apa yang ia rasakan sambil berurai air mata karena tak kuasa menahan kesedihannya, Linda pun bertanya kenapa Ronald berubah dan tega berbuat ini kepadanya dan kemudian akhirnya Ronald berkata kalau sebenarnya Ronald ingin memutuskan hubungan mereka saat dia kembali dari Jawa Tengah karena orang tua Ronald tidak menyetujui hubungan Ronald dan Linda karena perbedaan ethnis dan keyakinan yang dianut Linda tapi Ronald pun tak kuasa untuk memutuskan hubunganya saat itu dengan Linda maka itu ia mencari cara membuat Linda membencinya dan memutuskan hubungan mereka itu juga salah satu alasan Ronald menemui reni agar Linda merasa sakit hati. Betapa sakit dan hancurnya hati Linda saat mengetahui hal itu orang yang paling ia sayang justru juga adalah orang yang membuat ia merasakan sakit yang begitu mendalam. Akan tetapi dari lubuk hati Ronald yang paling dalam sesungguhnya Ronald pun sangat mencintai dan menyayangi Linda tapi ia tak kuasa menentang kedua orang tuanya. Hati Linda benar – benar hancur Linda merasa marah, kesal, kecewa tapi tak bisa berbuat apa – apa hanya mampu menangis saat itu Ronald berusaha menenangkan Linda dan mengatakan bahwa Linda pasti bisa melewati semua ini sambil memeluk Linda. Dan akhirnya Linda dan Ronald sepakat untuk mengakhiri hubungan mereka meski Linda tetap saja terus menangis. Setelah Linda tenang, Ronald mengantar Linda pulang hingga menaiki bis sepajang jalan Ronald terus menggenggam tangan Linda hingga Linda pun tak kuasa untuk meneteskan air matanya, Linda meminta Ronald untuk nonton terlebih dahulu sebelum ia pulang dan Ronald pun menurutinya. Selama di dalam teater Ronald terus menggenggam tangan Linda, Linda pun bersandar dibahu Ronald, Linda sungguh tidak ingin kehilangan Ronald tapi Linda sadar mungkin ini memang yang terbaik untuknya dan Ronald. Setelah selesai nonton Ronald pun mengajak Linda untuk makan terlebih dahulu sebelum pulang Linda pun tak kuasa untuk menolaknya meskipun Linda sama sekali tidak berkeinginan untuk makan tapi karena untuk bisa lebih lama bersama dengan Ronald di saat – saat terakhir perjumnpaan mereka yang mungkin mereka tidak akan berjumpa lagi. Setelah makan Ronald mengantarkan Linda menaiki bis seperti biasanya ia masih menggenggam tangan Linda dan mencium kening Linda sebelum ia menaiki bis dan mengucapkan salam perpisahan. Bersambung…
Mau tau cerita selanjutnya kunjungi terus blog ini..terimakasih atas perhatian nya…

Nb. Kalo bisa tolong berikan masukan yang membangun..thank,s a lot
“apabila ada kesamaan nama, tokoh, karakter, kejadian, situasi dan alur saiyah selaku penulis meminta mav”

aku dan maya (cerbung Part.2)

PART 2
Minggu pagi aku sudah terbangun tak sabar rasanya untuk berjumpa dengan teman2ku begitu pangun langsung ku ambil handphone ku yang ku telepon mereka hari ini aku berencana pergi dengan nila dan rin tapi sebenarnya kami masih bingung dengan tujuan kami ada yang menyarankan keragunan tapi nampaknya rin merasa kurang setuju, karena kami masih bingung dengan tujuan kami yang pasti kemi memutuskan untuk bertemu dulu baru setelah itu memutuskan akan pergi kemana. Sebelum mandi aku sempat ol sebentar tapi tidak ada temanku yang ol mungkin karena hari minggu jadi banyak yang masih tertidur. Kemudian akupun lekas mandi saja kemudian sarapan aku janji bertemu pukul 09.00 saat itu baru pukul 08.00 tidak lama lagi, kami janjian bertemu di pasar baru. Pasar baru itu tak jauh dari tempatku tinggal paling hanya butuh waktu 20 menit untuk ku sampai disana. Setelah selesai madi, sarapan dan beres – beres akupun berangkat tapi nampaknya yang baru sampai hanya aku saja, tapi tak apalah karma rumahku memang yang paling dekat sedangkan yang lain memang agak jauh, sebenarnya bukan tanp alasan kami memilih bertemu di pasar baru tapi karena aku masih baru di Jakarta kalo kami janjian di tempat yang jauh dari tempatku mereka takut aku malah nyasar. Akhirnya nila orang pertama sampai dan bertemu dengan ku. senang rasanya bisa bertemu dengan teman yang selama ini hanya dari dunia maya. Tapi rin belum juga datang terakher aku telepon dia masih dirumah katanya baru akan berangkat nampaknya aku masih harus lebih lama menunggu, setelah cukup lama menunggu akhernya kami memutuskan untuk pindah tempat bertemu dengan rin, lagipula aku sudah bersama dengan nila jadi tak khawatir lagi takut kesasar, kami janjian bertemu langsung ke tempat tujuan saja di ragunan, tapi aku dan nila masih bingung rute jalan menuju ragunan akhirnya kami memutuskan untuk naik busway saja, dalam perjalanan menuju kesana aku dan nila harus beberapa kali mengganti busway karena nampaknya cukup jauh tetapi saat kami masih di halte busway rin menelepon dan berkata dia naik busway juga kemudian kami pun sepakat bertemu di halte busway, kami janjian di lorong halte busway harmoni saat itu, kemudian setelah menunggu cukup lama akhirnya rin pun datang rin adalah seorang cewe tinggi dengan rambut lurus panjang, dia datang bersama vodka, rin dan vodka memang berpacaran. Setelah bertemu kami bingung memutuskan akan pergi kemana, akhirnya setelah kami berbicara dan berunding kami memutuskan untuk pergi keancol saja.
Dari harmoni kami naik angkot ke arah kota kemudian baru ke ancol karena dari harmoni tidak ada angot yang langsung ke ancol, setibany adi ancol kami bermain2 di tepi pantai foto2 hampir disetiap sudut ancol, senang sekali rasanya bisa berkumpul dinyata walaupun kami cuma berempat waktupun terasa begitu cepat sekali, rasanya kami tidak ingin hari ini cepat berlalu, setelah makan kamipun sempat melihat sunset terlebih dahulu sebelum pulang. Setelah puas berjalan2 dan foto2 kami pun pulang rute pulang kami itu melewati jalan rumahku dulu sekalian mengantarku pulang, dari ancol kami ke kota dan dari kota kamipun naik angkot kearah senen, dari arah kota ke senen aku turun di pasar baru, dan nila berenacana naik bis ke tangerang dari senen, rind an vodka yang mengantar nila sampai naik bis tapi katanya setelah menunggu lama nilapun tak kunjung mendapatkan bis akhernya nilapun memutuskan untuk naik taksi, sedangkan rin masih menunggu bis ke bekasi yang juga tak kunjung datang hingga kemudian vodka mengantar rin kembali kedaerah kota dan disana pun sudah tidak ada bis ke bekasi akhernya vodka mangantar rin sam pai ke pulogadung dari sana baru mereka berpisah rin naik angkot yang kearah bekasi sedangkan vodka kearah pluit. Aku merasa senang sekaligus terharu dengan perjuangan teman2 ku, demi menepati janjinya bertemu dan berjalan2 denganku hingga larut akhirnya mereka malah kesulitan untuk pulang, tapi aku juga merasa beruntung karena bisa bertemu teman2 sebaik mereka. Malam harinya setelah mendapat kabar kalau mereka telah kerumah masing2 aku pun cukup tenang setelah itu aku pun tak kuasa menahan rasa lelah dan ngantuk hingga akirnya aku pun tertidur.
Keesokan harinya aku terbangun dengan tersenyum2 sendiri membayangkan hari kemarin seharian menggila bersama dengan teman2 ku tapi mungkin akan lebih seru lagi kalau saja labih banya teman2 yang bisa ikut tapi toh masih ada lain waktu, mungkin next time aku bisa pergi dengan yang lain juga. Hari ini aku belum ada rencana kan pergi kemana mungkin mau berjalan – jalan sebentar sembari lebih mengenal kota Jakarta, aku pun punya rencana mencari pekerjaan apalagi sambil menunggu kuliah, aku ingin kuliah sambil kerja supaya meringankan beban bapa nantinya. Aku juga sampai saat ini belum memutuskan akan kuliah dimana, bapa pun tak menanyakan apa2 padaku kadang aku merasa sebenarnya bapak masih merasa setengah hati untuk menguliahiku, seperti biasa aku isi waktu senggang ku dengan ol itulah hiburanku saat ini, tapi kadang aku merasa iri dengan teman2ku yang disibukan dengan rutinitasnya entah itu kuliah maupun bekerja, sedangkan aku hanya berdiam diri menunggu entah apa yang sedang ku tunggu. Teman2 ol ku berencana akan pergi ke karawang hari rabu ini, selain itu mami juga mau datang ke Jakarta mami itu panggilan untuk teman miggku devi yang juga berasal dari daerah yang sama denganku, tapi di datang kesini hanya untuk liburan saja mungkin tak lama jadi kami semua ingin memanfaatkan waktu yang ada.
Di karawang ada ada beberapa teman migg kami yaitu ngatijo, juki, kodom, dan yang lainnya meraka itu seperti sesepuh dirum karena mereka adalah orang2 yang paling lama ngerum di curhat di bandingkan yang lain kecuali nila dan vodka tentunya. Sedangkan aku dan rin, kami berdua terhitung anak baru baru hampir kira2 setengah tahunanlah, tapi semua iu tak pernah jadi soal semuanya membaur dan tak membedakan lama atau baru. Sehari sebelum kekerawang yakni haru selasa rin mengajakku bertemu bersama dengan mami juga tapi aku bingung sebenarnya aku juga ingin, akhernya aku coba hubungi mabes teman miggku juga yang dulu sempat dekat dengan ku tapi sayang dia sudah punya pacar sekarang anak migg juga padahal awalnya aku sangat senang bisa pindah ke Jakarta dan bertemu dia lagi tapi mungkin aku memang tidak berjodoh dengannya. Akhirnya aku ke bekasi juga di jemput oleh mabes, tadinya aku piker ini merupakan titik cerah dari hubunganku dengan dia, aku kebekasi tidak hanya berdua mabes saja tapi aku mengajak teman rumahku untuk menemaniku. Kami pun berangkat kebekasi, disana aku bertemu rin dan devi, awalnya kami sangat senang, ngobrol2, makan, tertawa bersama, vodkapun berencana kebekasi supaya besok lebih mudah janjian kekerawangnya karena rencananya kita akan berkumpul dan berangkat bersama kekerawang dari bekasi, tapi vodka detang sore hari setelah pulang kerja. Dekarang yang ada cuma kami berlima yakni aku,devi,rin mabes dn temanku ratih, hingga tiba2 mabes menelepon rina yakni pacarnya mabes yang juga anak migg juga, tak lama kemudian rina pun datang karena memang rumah rina dekat dengan daerah bekasi, begitu melihat rina rasanya tak sanggup ku sembunyikan rasa kecewaku, perasaan kecewa dan tidak suka ku tapi aku hanya bisa diam saja tak hanya rina yang kemudian datang tapi jug ada benkz di juga salah satu teman di migg tapi aku kurang akrab denagnnya. Aku berusaha mengendalikan diri tapi entah kenapa rasanya ku benar2 tak bisa menahanya, tampaknya orang2 disekitarkupun sadar dengan air mukaku, hingga aku merasa tak sanggup dan memutuskan untuk pulang duluan bersama ratih, kemudian rin dan devi mengantarku kedepan dan menungguku hingga naik bis pulang kejakarta, mereka tak berbicara apapun tapi aku merasa mereka tau apa yang aku rasakan mereka hanya tersenyum dan berkata aku harus sabar, kemudian biskupun datang dan aku pulang.